Kamis, 19 September 2013

Fokus Memperbaiki Diri Sendiri


“Buat apa kita memikirkan apa yang dipikirkan orang lain, buat apa kita mencemaskan apa yang akan dinilai orang lain

Mereka jelas tidak menjalani hidup kita, pun mereka tidak mengerti situasi dan penjelasannya. Jadi lebih baik terus fokus memperbaiki diri sendiri.”

  Repost dari :Tere liye

Ya, memang benar, kenapa kita harus pusing-pusing memikirkan apa yang orang katakan, memikirkan penilaian orang lain. Bukankah yang paling penting itu penilaian dari Allah?
Akhir-akhir ini aku sangat disibukkan oleh pikiran seperti itu. Astaghfirullah....
Mungkin ini menjadi pengingat bagi temen-temen, khususnya juga untuk saya sendiri, kalau orang lain sama sekali tidak tahu mengenai kehidupan pribadi kita, yang tahu hanyalah kita sendiri sebagai pelaku utama, dan tentunya juga Allah Yang Maha Tahu. So, ngapain kita ribet-ribet memikirkan apa yang orang pikirkan terhadap kita, memikirkan penilaian orang lain terhadap kita.
Maka dari itu, saatnya berubaaaahhhh :)
Terus fokus untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi...
Fighting!!!

Selasa, 20 Agustus 2013

Cantik


"Urusan ini sebenarnya amat sederhana. Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena lasan fisik tersebut. Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk."

--Tere Liye dalam bukunya "Berjuta Rasanya" bagian "Bila Semua Wanita Cantik"--


Setelah membaca kisah itu, memang benar bahwa ukuran cantik bukanlah dari fisik saja. Karena cantik itu berasal dari hati. Yeee... Aku cantiiiiikkk.... :D
hahahaha :D

Senin, 19 Agustus 2013

NOW


There is no better time than now
That next time may never come
To talk abaout next time, that may never come...
When now is right in front of you...
Life is too short for that.

If you give up now because you feel too weak or lazy
There is no hope for a next time.
You never know what will happen in the future.

Minggu, 18 Agustus 2013

That's Family


A relationship that's tedious but inevitable
A relationship that's the lasts your entire life
That's family

Jumat, 16 Agustus 2013

First Love


The reason why we think first love is beautiful is not because people we first loved were actually handsome or pretty.
It's because we were unconditional, innocent, or a bit stupid at the time of first love.
And because...
And because we know that we can never go back to that young, passionate time of our days.
First love is a bit rash. Without any calculation, we throw ourselves with passion
But it is at the same time dramatic.
It comes with inexplicable feelings that we never get to experience again.
So first love becomes the most dramatic moment of our lives.
It's okay to fail. Tragic stories stays longer than 'happily ever after'.
It's nice to have that wonderful story as one chapter of one's life.

First love is a period of time.
It never comes back.
If the next love come, time hasto yields for that new love.
It might not be as innocent  as the first love, but it would be a little more mature, due to the pain suffered with the first love.

A person who dreams of love,
Is the one who waits.
And a person who waits can recognize the love when it comes near him/her.

Kamis, 15 Agustus 2013

The Reason I Like You?


The reason I like you??
Because it's you
Just you
That's the only reason.
I wish i knew
Then i could figure out  how to stop liking you.
If i can't avoid it,
I only want one thing
To stay as a friend who doesn't change.

Rabu, 14 Agustus 2013

Being A Teenager


Being a teenager  is a stormy period
Because we don't know any answers.
We don't know what we realy want, who realy loves us,
Who we realy love...
We struggle to find the answer

And finaly, when we miraculously find the answer...
We've alraedy become adults and undergo big and small goodbyes.

Selasa, 09 Juli 2013

Marhaban Yaa Ramadhan :)



Semangat!!! Semangat!!! Semangat!!!
:)
:D


Ramadhan Tiba

Ramadhan tiba, Ramadhan tiba,
Marhaban yaa Ramadhan, marhaban yaa Ramadhan,,,

Yee, Ramadhan tiba. Besok udah mulai puasa looh...
Seneng deh dengan datangnya bulan yang penuh berkah ini...
Tapi ada yang beda nih, dengan Ramadhan kali ini. Karena Ramadhan kali ini bareng dengan Praktik Lapang, jadi posisiku ada di Jakarta. Hmmm..  Suasana yang tak pernah kubayangkan sebelumnyaa.. Hehe

Tapi bulan Ramadhan dimana-mana pasti sama, dipenuhi dengan orang-orang yang khhusyuk mengharap ridlo Allah.. InsyaAllah.. Semoga ramadhan kali ini penuh dengan berkah, lancar Plnya, dan selalu sehat.. Amiin...

Untuk semua temen-temenku, kakak-kakak, adik-adik, terutama juga buat bapak dan ibuku tercinta, kakakku tersayang...
Helga minta maaf yaa, untuk semua kesalahan Helga, baik yang disengaja ataupun tidak disengaja. Helga minta maaf lahir dan batin.

Ayoo, kita semua berlomba-lomba dalam kebaikan... Mumpung ini adalah bulan yang penuh berkah...


Bila hati saling terpaut rasa cinta terjalin indah
Bila salah & Khilaf telah terjadi maka Mohon Maaf
Lahir & Batin atas kesalahan,
“Marhaban Ya Ramadhan”
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1433 H
Semoga kita selalu diberkahi dibulan yang penuh barokah dan maghfirah


Jumat, 05 Juli 2013

Ada Apa Dengan "Nilai"


Yup, aku adalah mahasiswi semester 6 yang akan masuk tahun keempat. Akhir-akhir ini, nilai UAS sudah banyak yang diumumkan. Semua teman-temanku selalu membahasnya. Selalu bertanya, "Kamu dapet apa?"  "Aku dapet A", "Aku dapet AB", "Yah, aku dapet C", dll. Banyak sekali yang heboh dengan nilai masing-masing. Bahkan ada juga yang tidak puas, ingin protes, "Yah, kenapa nilaiku cuma AB?". Woww... Luar biasaaa, semua komentar sangat menakjubkan. Sedangkan aku, hanya terdiam, duduk manis, tetap melanjutkan aktifitas tanpa berkomentar. Hahaha :D

Masalahnya bukan nilaiku yang jelek, atau aku yang kurang ekspresif. Bukan masalah itu kawan. Tapi masalahnya adalah dengan nilai itu kita harus merenung, apa kekurangan kita, apa yang harus kita perbaiki ke depan. Karena menurutku juga, nilai dari manusia itu tidaklah penting. Sama sekali tidak penting. Mau nilai bagus hanya karena ingin mendapatkan pekerjaan yang layak? Nilai bukanlah solusinya. Buktinya banyak orang yang tidak punya IPK malah lebih sukses. Atau mungkin ingin nilai bagus karena takut dimarahin orangtua kalo dapet jelek? Itu juga bukan segalanya. Dimarahin orangtua karena mendapat nilai yang jelek itu adalah hal yang wajar, karena itu adalah bukti kasih sayang mereka terhadap anaknya, tinggal bagaimana kita menyikapinya, memberikan penjelasan yang jelas kenapa kita bisa mendapat nilai yang jelek (ini tidak sama dengan mencari-cari alasan, beda yaa). Intinya orangtua kita akan mendengar keluh kesah kita.

Dan menurutku juga, seberapapun hasil kita, itu adalah usaha kita sendiri kan? Kenapa harus sedih jika mendapat nilai yang kurang, jika semua yang sudah kita lakukan merupakan jerih payah kita sendiri. Maka dari itu, syukuri berapapun nilai yang kita dapatkan.

Apalagi jika ada orang "menghalalkan segala cara" agar mendapat nilai yang bagus. MasyaAllah. Memang benar, ujian ketika kita di sekolah, di kampus merupakan pembelajaran bagi kita untuk jujur. Jaman sekarang banyak sekali orang yang meremehkan hal ini. Mencontek dan bekerjasama dengan teman untuk mendapat nilai yang bagus. Padahal Allah Maha Melihat. Iya kan?? Kenapa harus melanggar hukum Allah demi mendapat nilai yang bagus? MasyaAllah... Sungguuh luar biasa, perjuangan orang-orang yang ingin memperoleh nilai bagus, tapi dengan cara yang tidak baik.

So, buat temen-temen semua yang risau akan nilai kalian, entah yg jelek, kurang bagus atau apapun, syukurilah. Karena semua itu sudah ditakdirkan olah Yang Maha Kuasa. Dan juga, nilai bukanlah akhir dari segalanya. Okee??
 

--Correct Me If I'm Wrong--
 

Kamis, 23 Mei 2013

Tipe Kepribadian Berdasarkan Golongan Darah



Ini dia nih, tipe kepribadian berdasarkan golongan darah??
berhubungan ga siiihh? Coba cek aja yaaa,,,
cekidooot ^^

 
Selain zodiak, golongan darah juga dianggap sebagai salah satu indikasi penentu sifat dan kepribadian seseorang. Meski tak ada bukti ilmiah yang menguatkan hal ini, akan tetapi sangat dipercayai oleh sebagian besar masyarakat Jepang, terutama dalam hal menentukan pasangan kencan. Menurut mereka, golongan darah seseorang memengaruhi cara berkencan dan kehidupan cintanya.
Anda tentunya tidak perlu terpaku pada kecenderungan ini. Bagaimanapun, pengalaman seseorang akan membuatnya semakin berkembang, dan memperkaya dirinya. Nah, Anda ingin tahu tipe pecinta seperti apa si dia?
1. Golongan darah A
Orang dengan golongan darah A merupakan tipe orang yang bersungguh-sungguh, masuk akal, sabar, dan setia. Mereka pasangan yang baik dan bisa dipercaya. Mungkin bukan orang yang penuh kejutan dan romantis, namun mereka mampu memberikan dukungan emosional untuk pasangannya. Mereka termasuk orang yang cerewet, dan mudah tegang dalam berhubungan.
2. Golongan darah B
Orang bergolongan darah B tergolong orang yang liar, penuh gairah, kreatif, dan kuat. Sayangnya mereka memiliki sifat yang egois, dan kurang bertanggung jawab. Di Jepang, orang bergolongan darah B ini merupakan calon pasangan yang paling dihindari. Namun, Anda tak perlu langsung menghindari orang bergolongan darah B. Kita tidak akan pernah tahu bagaimana jodoh kita, kan? Siapa tahu ia justru dapat melengkapi sifat-sifat Anda.
3. Golongan darah AB
Orang bergolongan darah AB  merupakan orang yang cool, rasional, ramah, dan mudah beradaptasi. Mereka adalah sahabat yang baik untuk pasangannya. Mereka juga sangat mudah jatuh cinta, namun merupakan tipe pasangan yang tidak akan mencintai Anda seperti Anda mencintai mereka. Mereka juga termasuk orang yang sedikit kritis.
4. Golongan darah O
Mereka adalah pasangan yang sangat menyenangkan, optimis, dan sosial. Orang bertipe O hangat dan penuh dengan cinta. Mereka tipe orang yang sangat romantis, dan penuh dengan kejutan yang akan membuat Anda meleleh, bahkan di saat Anda tak mengharapkannya. Sayangnya, mereka tipe orang yang pencemburu, sedikit sombong, dan arogan. Tak jarang mereka akan memeriksa daftar telepon dan SMS di ponsel Anda karena rasa cemburunya.

Hayooo, apa golongan darahmu?? Bener ga tuh??
hihihi ^^

Sumber : kompas.com

Selasa, 21 Mei 2013

Pesan Cinta


Merah pipi ini saat ku lihat dirinya
Mungkinkah ini yang dinamakan cinta
Malu hati ini saat ku tatap wajahnya
Mungkinkah ini yang dinamakan cinta
Tapi ku malu tuk mengatakan pada dirinya

Oh Tuhan tolong aku sampaikan pesan ini padanya
Agar dia tahu bahwa kini aku jatuh cinta
Oh Tuhan bantu aku temukan cara tuk mendapatkan dia
Karena kini ku telah jatuh cinta

Malu hati ini saat ku tatap wajahnya
Mungkinkah ini yang dinamakan cinta
Tapi ku malu tuk mengatakan pada dirinya

Oh Tuhan tolong aku sampaikan pesan ini padanya
Agar dia tahu bahwa kini aku jatuh cinta

Oh Tuhan bantu aku temukan cara tuk mendapatkan dia
Karena kini ku telah jatuh cinta

Tolong aku sampaikan pesan ini padanya
Agar dia tahu bahwa kini aku jatuh cinta
Oh Tuhan bantu aku temukan cara tuk mendapatkan dia
Karena kini ku telah jatuh cinta

#Lagu Afgan "Pesan Cinta"

Hahaha :D
Ya Allah, sampaikan pesan ini kepadanyaaa...
loh, loh, apa siiihhh??? Hahaha :D
ini lagi error di malam hariii nih, maap yak..

Selasa, 02 April 2013

Sikap



Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.


Minggu, 31 Maret 2013

Hati Suntuk dan Galau???


Hati anda suntuk, sumpek, dan jenuh untuk beribadah?


Jangan khawatir saudaraku, itu adalah wajar, asalkan anda segera mengobatinya.
Apalagi anda, nabi saja merasakan hal serupa, walaupun dalam kadar yg berbeda. Beliau bersabda:
“Sungguh kadang kala jiwaku merasa galau, dan karena itu setiap hari aku beristighfar (memohon ampunan) kepada Allah sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim)

Bagaimana dengan anda saudaraku?
Apa yang anda lakukan bila merasa galau, malas dan jenuh?
Mungkin anda menjawab: berekreasi, jalan-jalan, makan di luar rumah, tidur dll.
Inilah letak perbedaan antara kita dengan Nabi dalam menyikapi perubahan suasana hati. Nabi semakin mendekatkan dirinya kepada Allah bila dilanda galau, sebagaimana dikisahkan oleh sahabat Huzaifah berikut:
“Dahulu Nabi shallallahu alaihi wa sallam bila menghadapi suatu permasalahan/problema, segera beliau mendirikan sholat.” (HR. Ahmad dll)
Adapun kita lebih memilih untuk menjauh dari Allah dan mendekatkan diri kepada urusan dunia.
Hasbunallah wa ni'mal wakil.

Mari kita saling mengingatkan untuk selalu berbuat baik dan menjauhi larangan Allah. 
Semoga kita semua termasuk orang-orang yang senantiasa dirahmati Allah... Amiin :)

Nilai vs Kejujuran (Catatan sebelum UTS)


Pendidikan, sejatinya adalah sebuah fase untuk menjalani dan memaknai kehidupan ini sebagai manusia pembelajar sepanjang hayat. Pada hakikatnya, kita tidak pernah purna untuk menamatkan ”sekolah” di kehidupan ini. Saat ujian datang bertubi-tubi, itulah batu loncatan yang mampu mengantarkan kita untuk meningkatkan kapasitas diri.

Merupakan suatu hal yang mutlak dalam menjalani proses pendidikan di negeri ini, bahwa ujian merupakan salah satu standar penentu keberhasilan tingkat pembelajaran. Saat-saat menjelang ujian, adalah saat yang kritis. Mahasiswa mulai disibukkan mencari bahan-bahan kuliah, mengurangi aktifitasnya di organisasi, berjuang keras menghafal materi beberapa mata kuliah dalam waktu yang singkat. Salah satu goal yang memotivasi semangat belajar mahasiswa menjelang ujian, tidak lain adalah nilai yang memuaskan. Betapa bangganya jika huruf A, maupun IPK dengan angka 4 mampu tertoreh dalam sejarah pencapaian prestasi kita selama belajar di kampus.

Namun, ketika yang menjadi motivasi adalah hal negatif seperti ketakutan, maka semuanya akan menjadi hal yang berbeda. Ketakutan mendapat nilai jelek, ketakutan mengecewakan orang tua, ketakutan akan sulit mendapat pekerjaan karena transkrip nilai yang tidak mencapai standar, akan melahirkan berbagai macam tindak kecurangan. Merupakan sebuah pertanyaan yang retorikal jika ada yang menanyakan apakah tindakan tersebut dapat dimaafkan atau tidak. Masing-masing dari kita telah memahami dan mengetahui apa konsekuensinya. Namun, mari kita merenung sejenak. Saat mahasiswa menuntut para koruptor, para pelaku illegal loging yang mengambil hak milik orang lain, lalu bagaimana dengan kita sendiri?. Tidakkah melakukan kecurangan dalam ujian tidak ubahnya sama seperti oknum-oknum tersebut?. Mungkin kita berdalih, merasa bahwa tidak ada hak orang lain yang kita ambil. Benarkah?. Jika ada suatu kasus, seorang mahasiswa jujur dari keluarga tidak mampu dengan nilai yang pas-pasan, harus rela tidak mendapat beasiswa karena nilainya lebih kecil dibandingkan mahasiswa lain yang tidak jujur saat ujian. Bayangkan, betapa beratnya tanggung jawab yang akan kita pikul kelak.

 Dalam hadis riwayat Ath-Thabrani, ”Barangsiapa yang keluar dari rumahnya untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga”. Tidakkah kita ingin meraih itu?. Dalam setiap langkah yang kita pijakkan dalam menuntut ilmu, ingatlah kembali, bagaimana keikhlasan orang tua saat melepas kita, saudara-saudara yang senantiasa mendo’akan kita, tentu kita tidak ingin mengecewakan mereka. Dunia tidak akan runtuh jika kita mendapat nilai yang jelek. Satu yang perlu kita lakukan adalah, melakukan evaluasi diri. Tidak masalah menerima kekurangan yang ada dalam diri, jika ada tekad yang kuat untuk memperbaikinya, maka tidak hal yang tidak mungkin. Kejujuran adalah sebuah hal yang tidak ternilai harganya. Sungguh tidak sebanding jika kita menggadaikannya hanya demi melihat huruf A terpampang dalam transkrip nilai yang sangat subjektif. Perlu diingat pula bahwa kita tidak hanya akan mendapat transkrip nilai di dunia, namun juga di akhirat. Allah memerintahkan dalam Al-Qur’an surah At Taubah ayat 119, ”Wahai orang-orang beriman. Bertakwalah kamu kepada Allah dan jadilah kamu (hidup) bersama orang-orang yang jujur”. Wallahu a’lam. Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Kejujuran yang hakiki, dan tidak pernah tergoyahkan oleh nilai-nilai semu duniawi.

Ayoooo, lestarikan budaya jujur :D
semoga UTS ini kita semua mendapat berkah dari Allah. Amiin.

Kamis, 07 Februari 2013

Ya Rabb Ijinkan Aku Menjadiii...





Ya Allah,,,
Ijinkan aku menjadi sekuntum bunga,
Yang dihiasi dengan kelopak akhlaq mulia,
Harum wanginya dengan ilmu agama,]
Cantiknya karena Iman dan Takwa.
Ya Allah,,,
Timbulkanlah duri yang memagari diri,
Agar diriku terpelihara dari noda duniawi,
Yang akan menghilangkan keharuman sejati,
Yang akan memudarkan kecantikan diri.
Di balik kekurangan yang tercipta,
Bukanlah alasan tuk bermuram durja,
Karena setiap yang tercipta ada hikmahnya,
Ijinkanlah aku Ya Allah,,,
Agar aku menjadi permata,
Yang tetap menyinari walau berada di lumpur hina,
Yang tetap berharga walau dimana saja,
Buat ummah dan juga keluarga.
Ijinkan aku Ya Allah,,,
Menjadi seindah mawar berduri,
Yang menjadi impian setiap muslimah,
Yang indahnya bukan untuk lelaki,
Tapi permata buat yang bernama suami

Selasa, 05 Februari 2013

Tipe Kepribadian Berdasarkan Tanda Tangan


Hai teman-teman.... Ini nih, pas searching, baca sesuatu yg menarik deh, kali ini tentang kepribadian berdasarkan tanda tangan, coba cek tanda tangan masing-masing yaaa...
cekidoooottt ^^

Satu hal yang dimiliki semua orang dan bisa memperlihatkan kepribadian seseorang adalah tanda tangan. Setiap orang akan memiliki sebuah tanda tangan tetap setelah beberapa kali belajar membuat tanda tangan. tanda tangan terakhir seseorang diyakini merupakan yang paling mantap merefleksikan diri seseorang, karena sudah dirasa sesuai dengan keinginan pemiliknya.
Ada banyak cara untuk melihat kepribadian. Apapun yang melekat dalam tubuh seseorang bisa dijadikan salah satu patokan untuk melihat kepribadian seseorang. Menurut penelitian, bagaimana seseorang menulis atau bagaimana tanda tangan mereka, menunjukkan kepribadian mereka dengan tingkat akurasi hingga lebih dari 80%.
Ayo, cari tanda tangan terdekat di samping Anda atau bahkan tanda tangan Anda sendiri untuk dianalisa. Berikut ini petunjuk melihat kepribadian berdasarkan tanda tangan mereka.
1. Kemiringan
Orientasi tanda tangan bisa mencerminkan diri Anda. Bila tanda tangan Anda miring ke kiri, Anda memiliki kecenderungan sebagai orang yang agak menutup diri. Tanda tangan yang serong ke kanan menunjukkan pribadi yang lebih terbuka. Sementara orang dengan bentuk tanda tangan yang tegak, biasanya memiliki kepribadian yang pandai menempatkan emosinya alias stabil.
2. Garis Bawah
Ada orang yang membubuhkan garis bawah pada tanda tangan mereka, ada juga yang tidak. Garis bawah pada tanda tangan biasanya menunjukkan optimisme dan pandangan hidup duniawi.
Sedangkan orang yang tak memiliki garis bawah di tanda tangannya kadang sedikit keras kepala, meski begitu mereka adalah orang yang ekonomis dan memiliki kesadaran lingkungan yang baik.
3. Kemiripan Dengan Nama
Tanda tangan kadang dibuat semirip mungkin dengan nama, atau ada juga yang hanya berupa coretan yang cukup mewakili nama dan pribadi seseorang. Tanda tangan yang mirip dengan nama biasanya merupakan orang yang lebih spontan dan senang dengan pujian.
Sedangkan mereka yang memiliki tanda tangan tidak mirip dengan nama mereka, terkenal sebagai teman yang enak dijadikan teman curhat.
4. Ukuran
Untuk melihat kepribadian seseorang dari ukuran tanda tangannya tidaklah sulit. Besar kecilnya tanda tangan bisa menjadi petunjuk mengenai apakah seseorang terbuka atau tidak. Orang yang memiliki tanda tangan besar, memiliki harapan yang juga besar, kebanggaan diri dan rasa mampu.
Orang yang memiliki tanda tangan kecil, membuka jendela kepribadiannya dalam ukuran yang kecil pula. Tanda tangan kecil menunjukkan orang yang tertutup, menyimpan banyak misteri dan rumit. Oleh karena itu, orang seperti ini bisa nampak cool.
5. Dekorasi
Tanda tangan seseorang kadang dibubuhi lingkaran, tanda hati, bahkan bintang. Aksesoris tanda tangan ini menunjukkan keinginan untuk mencari perhatian. Bisa juga merupakan bentuk rasa kurang percaya diri. Bukan berarti orang tersebut minder, namun orang tersebut memiliki kecenderungan untuk lebih pesimis.
Dalam membaca karakter seseorang dengan bantuan 4 petunjuk di atas, sangat mungkin bila Anda menemukan sifat yang bertentangan. Setiap orang memiliki dua sisi dalam dirinya, Anda hanya perlu mencari sisi mana yang lebih dominan.
hayooo, gmana dengan tandatanganmu?? cocok ga tuh? hehe ^^
kalo ga cocok ya wajar, karena itu kan cuma pendugaan, salah dikit ga papa kali yaaa, hehe ^^

sumber: vemale.com



Sabtu, 02 Februari 2013

Makna Kehidupan


Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan perjalanan, nikmatilah.
Hidup adalah tantangan, hadapilah.
Hidup adalah anugerah, terimalah.
Hidup adalah pertandingan, menangkanlah.
Hidup adalah tugas, selesaikanlah.
Hidup adalah cita-cita, capailah.
Hidup adalah misteri, singkapkanlah.
Hidup adalah kesempatan, ambillah.
Hidup adalah lagu, nyanyikanlah.
Hidup adalah janji, penuhilah.
Hidup adalah keindahan, bersyukurlah.
Hidup adalah teka-teki, pecahkanlah.
Uang, kebahagiaan, kesuksesan, dan cinta, hanyalah bagian-bagian KECIL dari hidup.
Hidup adalah mengejar yang terbaik dalam semua prioritas yang terpenting dalam hidup, yaitu:
Bangkit dari Kegagalan, Membangun Karakter, Memiliki Integritas, Menjadi seperti apa diri kita kita seharusnya, Mencapai Semua Impian Terbaik Kita, dan Memberikan yang terbaik bagi sesama...
Hidup adalah membuat hidup lebih PENUH arti...
Kita adalah mahluk ciptaan ALLAH yang memiliki banyak kelemahan, kekurangan dan keterbatasan.
Tetapi KEINDAHAN hidup adalah bahwa kita diberikan kesadaran, intelijensi, kapasitas, kemampuan untuk beradaptasi, kemampuan untuk memahami dan belajar terus menerus setiap hari, dari semua orang dan situasi di sekitar kita, UNTUK MENJADI lebih dan lebih baik lagi, dan menjadi semaksimal mungkin diri kita sesuai tujuan penciptaan kita..
Tidak peduli apapun agama anda, dan bahkan tidak peduli apakah anda percaya atau tidak,
Kita ada di dunia ini bukan karena suatu kebetulan,
Kita ada di dunia ini bukan karena hasil evolusi dari spesies primata.
Kita ada di dunia ini, untuk suatu tujuan hidup masing-masing yang unik dan spesifik,
Temukanlah..
Dan penuhilah.
Hidup adalah perjalanan dan tugas untuk menyelesaikan semua hal itu

Sabtu, 12 Januari 2013

Sahabat Kecilku


Kau jauh melangkah
Melewati batas waktu
Menjauh dariku
Akankah kita berjumpa kembali

Sahabat kecilku
Masihkah kau ingat aku
Saat kau lantunkan
Segala cita dan tujuan mulia

Tak ada satupun masa
Seindah saat kita bersama
Bermain-main hingga lupa waktu
Mungkinkah kita kan mengulangnya...

Tiada...Tiada lagi tawamu
Yang slalu menemani segala
Sedihku...
Tiada...Tiada lagi candamu
Yang slalu menghibur disaat
Ku lara...

Bila malam tiba
Ku slalu mohonkan doa
Menjaga jiwamu
Hingga suatu masa bertemu lagi

#lagu Gita Gutawa "Sahabat Kecilku"
dengerin lagu ini mengingatkanku pada sahabat-sahabatku.. miss you all ^^

Kamis, 10 Januari 2013

A Forgotten Number



Arithmatic of days have become geometry
In the elapsed time series
Integral also has changed the cosine
Become immortal sinus in the heart
However, this feeling is an undifferential function
Just like the matrix identity that lost it's identity
Flying, hovering, darting!
As quickly as vectors in each coordinate axis
Through all the dimensions and determinants of the uncertain order
It becomes a linear line, which is even longer without limit converge
Infinite, but clearly defined!

While each equations and inequalities in you
I had tried to explain with some varieties of standard formula
From a simple operation to logarithm
Still, the result is.... ZERO
It is silent and so constant on the center axis

You know?
I always hope to have another formula to understand the theorems of your heart
I want to draw a linear of your inner heart to offend the curve of mine
I want to give plus and equip your minus,
So that it become a variable that clearly deriveted and integraled

However,
You are too much complex.. Untill all  the lines of real numbers that I have,
Unable to prove the validity of the logic flow to
Own you,
Brings you,
Make you to be one of matrix element that completes my life
Can not?

Then,
I can only pray
If there is a function that map you
So I am the spouse of mapping it to you
If no,
So I should be willing to be a set of numbers out of your line
Or an outlier of the data in your track combination

At least,
In the universe of your mathematical life
I've become the smallest part in there
As a forgotten number

from : Beta Magz